Temans, pada tanggal 12 Maret 2008 lalu, salah satu program favorit saya -- dan pastinya
juga favorit ribuan penonton lain --, KICKANDY (Metro TV) merayakan ulang tahunnya yang
kedua. Hampir seluruh narasumber yang pernah hadir sebagai tamu dalam acara itu --
termasuk saya -- diundang balik, bersama-sama merayakan hari bahagia itu! Tak hanya kami,
bahkan Bapak Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla pun hadir di tengah-tengah kami! Saya tiba di Metro TV sekitar pukul 17:40 WIB. Begitu tiba di gedung utama, saya langsung
disambut petugas Metro TV. Saat dituntun masuk, saya kembali disapa, kali ini oleh alunan
musik berirama Jazz yang mengalun dari ruang utama tempat acara berlangsung. Setelah
bertemu dengan Fiersha dan beberapa orang teman, saya pun langsung bergabung di acara
makan malam bersama undangan yang lain. Sengaja saya makan lebih awal, mengingat acara --
katanya -- akan mulai jam 18:30 WIB, jadi saya tak ingin terburu-buru memulai acara dan
bisa santai menunaikan Shalat Maghrib.
Setelah beribadah, saya langsung ke ruang acara dan duduk bersama undangan lain. Disana,
saya bertemu dengan Pak Salman Faridi (Yogyakarta), seorang penulis yang juga motivator.
Kami memang pernah bertemu sebelumnya, ketika saya menjadi tamu KICKANDY pada 14 Februari
2008 lalu. Singkatnya, beliau berkenan menggarap website saya, ramaditya.com, menjadi
sebuah buku. "Saya sudah temukan penulisnya, Mas, tinggal kita bicara tentang isi buku
dan kelanjutannya," jelasnya.
Lalu, acara pun dimulai... Sungguh, mungkin ini untuk pertama kalinya saya tak sanggup
menuliskan detail acara, karena saya akan kembali terharu mengulang kesaksian saya saat
menyaksikan banyak orang hebat yang tampil di hadapan saya. Sungguh, duduk di bangku
penonton dan terselimuti aura kekaguman seperti ini baru pertama kali saya rasakan...
Jadi, seperti ini rasanya penonton yang menyaksikan orang-orang hebat tampil di KICKANDY?
Luar biasa...!
Saya yakin sebagian besar pembaca catatan ini adalah penggemar KICKANDY, jadi saya cukup
menyebutkan apa yang saya saksikan secara singkat. Di antara orang-orang hebat yang
diundang balik, mungkin ada salah satunya yang Anda kenal. Pak Mahmud dan isteri
(penderita tumor otak), seorang kepala sekolah yang merangkap jadi pemulung. Hadir pula
seorang tukang gorden yang sukses membangun sebuah perpustakaan (sampai membohongi isteri
demi membeli buku dengan uang gorden untuk perpustakaannya). Ada juga Mas Dwi beserta
isteri yang menunjukkan betapa kuatnya jalinan cinta di antara mereka, meskipun sang
isteri harus menerima kenyataan bahwa musibah yang dialami suaminya (luka bakar akibat
kecelakaan pesawat) telah menghancurkan sebagian besar wajahnya, tapi ia tetap setia
mendampingi. Tak ketinggalan profil Buyung (tunanetra), si "sapu lidi man" yang gigih
mencari nafkah hingga kehidupannya berubah jadi bukan sekedar baik, tapi luar biasa.
Masih belum puas? Hadir pula "Suster Apung" yang sudah puluhan tahun melayani kesehatan
penduduk sekitarnya dengan naik kapal (kini dia punya kapal sendiri hadiah dari WAPRES).
Yang paling gila, hadir pula seorang penonton setia KICKANDY asal Sulawesi yang untuk
menyaksikan acara KICKANDY di TV harus berjalan sejauh 40 km!
Di saat-saat terakhir, kami dikejutkan dengan kehadiran Andrea Hirata. Siapa lagi kalau
bukan penulis novel LASKAR PELANGI, yang penjualannya begitu membludak. Sungguh saya
merasa senang karena bisa berada dekat beliau, salah seorang penulis yang novelnya sudah
saya "lalap habis", dan yang terpenting, buah karyanya telah memotivasi orang banyak.
Dengar-dengar, novelnya itu juga akan diangkat menjadi karya layar lebar...!
Acara ditutup dengan peluncuran buku KICKANDY dan penyerahan buku KICKANDY versi braille
kepada Fiersha oleh WAPRES Jusuf Kalla. Sekali lagi, penonton diajak menari bersama suara
emas Fiersha yang kali ini menyanyikan salah satu tembang lawas, LOVE, yang iramanya
"Jazz." dan bisa membuat semua yang hadir menari-nari.
Oh ya, buku KICKANDY sendiri berisi kumpulan kisah inspiratif dari orang-orang yang
pernah tayang di KICKANDY. "Memang belum semuanya, tapi kami akan rilis edisi-edisi
berikutnya," janji Bang Andy.
----------
Setibanya di rumah, setelah berbenah diri, saya langsung shalat malam. Di saat itulah,
tiba-tiba air mata saya keluar tak terbendung lagi. Mungkin ini kali pertama saya
mengucap kata "Subhanallah" hingga ratusan kali, memuji kebesaran Allah yang telah
menciptakan orang-orang hebat yang saya saksikan sendiri di ulang tahun KICKANDY. Mereka
begitu luar biasa...begitu hebat...dan tentu saja, begitu mantap membuktikan bahwa Allah
menciptakan dan memberikan yang terbaik untuk ummatnya. Saya dan segala kelebihan serta
kekurangannya? Tentu saja ini juga yang terbaik...!
|